Arrow
Arrow
Slider

 

 

 

Currency Rates

NEWS

  • Equity Morning Research

                                                                                                                                                                                               pilarmas-investindo-sekuritas-20-may-2019.pdf

    EPISODE : JANGAN BERTENGKAR LAGI #KANGEN BAND

     

    Market Review

    Pada perdagangan hari Jum’at 17/05/2019 IHSG ditutup melemah 68 poin atau 1,17% ke level 5.826. Sektor keuangan, infrastruktur, dan barang konsumsi memberikan kontribusi terbesar penurunan IHSG kemarin. Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp. 789.3 miliar.

    Sentimen akan datang dari serunya pertarungan China dengan Amerika yang terus memasuki babak baru. China menyampaikan mulai kurangnya minat untuk melanjutkan pembicaraan kesepakatan dengan Amerika yang dimana pembahasan tesebut berlangsung dibawah ancaman tarif yang lebih tinggi saat ini. China menyampaikan tanpa adanya ketulusan dari pihak Amerika untuk mengadakan pembicaraan, maka tidak artinya pejabat Amerika untuk datang ke China untuk diskusi mengenai kesepakatan. 

    Secara teknikal, kami melihat saat ini IHSG masih berpotensi bergerak melemah dan ditradingkan pada level 5.790-5.863.

     

    Corporate News

     

    • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) mengalokasikan belanja modal hingga Rp2,2 triliun tahun ini. Capex tersebut akan diserap untuk menambah gerai dan perpanjangan kontrak sewa gerai pada 2019. (Investor Daily)
    • PT Yelooo Integra Datanet Tbk. (YELO) Bukukan Kenaikan Laba Bersih 319,63 Persen selama periode Januari—Maret 2019. (bisnis.com)
    • PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 30% di sepanjang tahun 2019. (kontan.co.id)
    • PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) Pendapatan turun 9,6% di kuartal-I 2019. (kontan.co.id)

     

     

    Global Economics Calendar

    • US Leading Index turun dari sebelumnya 0.3% menjadi 0.2%. (Bloomberg)
    • US University of Mich. Sentiment naik dari sebelumnya 97.2 menjadi 102.40. (Bloomberg)
    • Indonesia Local Auto Sales turun dari sebelumnya 90.189 menjadi 84.029. (Bloomberg)
    • Euro CPI Core YoY naik dari sebelumnya 1.2% menjadi 1.3%. (Bloomberg)
    • Euro CPI MoM turun dari sebelumnya 1% menjadi 0.7%. YoY tidak berubah di 1.7%. (Bloomberg)
    • Japan Tertiary Industry Index MoM naik dari sebelumnya -0.6% menjadi -0.4%. (Bloomberg)
    Written on Monday, 20 May 2019 01:44
  • Fixed Income Research

                                                                                                                                                                                                pilarmas-investindo-sekuritas-20-may-2019.pdf

    EPISODE : CHINA IN ACTION!

     

    Market Review

    Imbal hasil obligasi Zona Amerika ditutup bervariasi, didominasi oleh penurunan imbal hasil. Kenaikkan imbal hasil terbesar berada di Brazil (9.05%, +7.6). Penurunan imbal hasil terbesar berada di Chili (4.1%, -1.9). Imbal hasil Zona Eropa ditutup bervariasi, didominasi oleh penurunan imbal hasil. Kenaikkan imbal hasil terbesar berada di Irlandia (0.48%, +0.9). Penurunan imbal hasil terbesar berada di Yunani (3.40%, -3.1). Imbal hasil Zona Asia Pacific ditutup bervariasi, didominasi oleh kenaikkan imbal hasil. Kenaikkan imbal hasil terbesar berada di Indonesia (8.00%, +4.8). Penurunan imbal hasil terbesar berada di Australia (1.63%, -5.1). Imbal hasil Obligasi Indonesia 10y ditutup naik dari sebelumnya di 8.00 menjadi 8.05. Imbal hasil Obligasi Indonesia 20y ditutup naik dari sebelumnya di 8.57 menjadi 8.60. Rupiah ditutup menguat dari sebelumnya di 14.452 menjadi 14.453. Minyak Texas ditutup turun dari sebelumnya 62.87 menjadi 62.76.

    Pasar obligasi kembali terkoreksi, setelah sebelumnya bertahan dari zona pelemahan akibat intervensi oleh Bank Indonesia. Memang ada kenaikkan, namun tidak cukup kuat untuk menahan pelemahan lebih lanjut. Seberapa kuat Bank Indonesia mampu menahan arus pelemahan apabila hanya seorang diri? Oleh sebab itu ditengah tengah situasi dan kondisi saat ini, dibutuhkan bantuan dari berbagai instansi dalam negeri untuk bisa mulai masuk kedalam pasar modal, untuk mencegah pelemahan yang lebih dalam, baik saham maupun obligasi. 

     

    Bond News

     

    • Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019. Target Indikatif sebesar Rp 15 T, dengan target maksimal sebesar Rp 30 T. Seri yang akan dilelang adalah sebagai berikut; SPN03190822, SPN12200213, FR0077, FR0078, FR0068, FR0079, dan FR0076.

     

     

    Global Economics Calendar

    • US Leading Index turun dari sebelumnya 0.3% menjadi 0.2%. (Bloomberg)
    • US University of Mich. Sentiment naik dari sebelumnya 97.2 menjadi 102.40. (Bloomberg)
    • Indonesia Local Auto Sales turun dari sebelumnya 90.189 menjadi 84.029. (Bloomberg)
    • Euro CPI Core YoY naik dari sebelumnya 1.2% menjadi 1.3%. (Bloomberg)
    • Euro CPI MoM turun dari sebelumnya 1% menjadi 0.7%. YoY tidak berubah di 1.7%. (Bloomberg)
    • Japan Tertiary Industry Index MoM naik dari sebelumnya -0.6% menjadi -0.4%. (Bloomberg)
    Written on Monday, 20 May 2019 01:41
  • Day Break Equity Research

                                                                                                                                                                                                pilarmas-equity-daybreak-research-13-may-2019.pdf

    Day Break Review

    Pada sesi pertama perdagangan hari Senin 13/05/2019 IHSG ditutup berada pada zona merah. Nilai transaksi yang terjadi saat ini sebesar 3 triliun rupiah. Sementara, investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 212 miliar.

    Pasar saham Asia hari ini mayoritas bergerak melemah. Pasar merespon keputusan Amerika yang tetap menaikkan tarif impor senilai $200 miliar terhadap 5.700 produk China. Selain itu Amerika juga menginformasikan bahwa, China saat ini memiliki 3 – 4 minggu lagi untuk mencapai kesepakatan sebelum akhirnya Amerika memberlakukan kembali tarif tambahan sebesar $325 miliar untuk impor China. Melemahnya pasar saham dan pasar uang hari ini dinilai berasal dari kecemasan pasar terhadap tindakan balasan dari China. Meskipun dampak secara langsung terhadap Indonesia dari kenaikan pengenaan bea masuk tersebut kecil, namun hal tersebut dapat menghambat laju pertumbuhan perdagangan China, dimana Amerika menjadi mitra dagang terbesar pertama China hingga saat ini. Berdasarkan data yang diperoleh Bloomberg, total perdagangan China dengan Amerika sebesar $695.762 juta dan masih mencatatkan surplus sebesar $383.244 juta.

    Stock Recommendation

     

    • ITMG. Kami merekomendasikan BUY dengan support dan resistance pada level : 17.200 – 18.700 ; PE: 5,35x; PBV: 1,44x
    • RALS. Kami merekomendasikan BUY dengan support dan resistance pada level :1.740– 1.850 ; PE: 21,69x; PBV: 3,34x
    Written on Monday, 13 May 2019 06:30
  • Equity Morning Research

                                                                                                                                                                                                pilarmas-investindo-sekuritas-13-may-2019.pdf

    EPISODE : END GAME

     

    Market Review

    Pada perdagangan hari Jum’at 10/05/2019 IHSG ditutup menguat 10,31 poin atau 0,17% ke level 6.209. Sektor industri property, industri dasar, barang konsumsi memberikan kontribusi terbesar IHSG kemarin. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp.897 milyar dengan saham-saham yang paling banyak dijual diantaranya BBCA, BBRI, ASII, TLKM , dan BMRI

    Ditengah tengah pertemuan antara Amerika dan China, Trump malah menaikkan tarif impor, dari sebelumnya 10% menjadi 25% senilai $200 miliar terhadap 5.700 kategori produk berbeda. Trump sendiri tampaknya menekan pembicaraan kesepakatan antara China tersebut agar membuat China mau menuruti keinginan Amerika. Pada akhirnya setelah pertemuan di hari Jumat tersebut, Amerika dan China tidak memiliki kesepakatan apapun untuk disampaikan, namun setidaknya dapat menghindari kegagalan dalam negosiasi setelah kenaikkan tarif tersebut. Trump menggambarkan bahwa pembicaraan yang kemarin berjalan dengan jujur dan konstruktif, serta negosiasi akan dilanjutkan di masa depan. Amerika juga menginformasikan bahwa, China memiliki 3 hingga 4 minggu lagi untuk mencapai kesepakatan sebelum akhirnya Amerika memberlakukan kembali tarif tambahan sebesar $325 miliar dari impor China.

    Secara teknikal, kami melihat saat ini IHSG masih berpotensi bergerak menguat dalam jangak waktu pendek dan ditradingkan pada level 6.161 – 6.245.

     

    Corporate News

     

    • PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) mengalokasikan belanja modal senilai hingga Rp800 miliar pada tahun ini. (bisnis.com)
    • PT Sierad Produce Tbk. (SIPD) memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar 20% pada tahun ini. (bisnis.com)
    • PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS) menandatangani kontak penting pengangkutan batu bara. Kontrak tersebut berpotensi menambah pendapatan perusahaan hingga US$30 juta. (bisnis.com)
    • PT Estetika Tata Tiara Tbk (BEEF) meraih pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 115,3% hingga periode yang berakhir 31 Maret 2019 menjadi Rp14,95 miliar dari laba Rp6,94 miliar di periode sama tahun sebelumnya. (iqplus.info)

     

     

    Global Economics Calendar

    • US PPI Final Demand MoM turun dari sebelumnya 0.6% menjadi 0.2%. (Bloomberg)
    Written on Monday, 13 May 2019 01:59
  • Fixed Income Research

                                                                                                                                                                                                pilarmas-investindo-sekuritas-13-may-2019.pdf

    EPISODE : END GAME

     

    Market Review

    Pada akhirnya, ada tanda tanda kehidupan dipasar obligasi. Setelah terpuruk selama 16 hari tak berdaya, pada akhirnya pasar obligasi terangkat naik kemarin. Namun pertanyaannya adalah, diangkat karena sudah habis masa toleransi obligasi untuk turun? Atau gejolak sesaat kenaikkan sebelum adanya penurunan kembali? Kami melihat bahwa kenaikkan ini lebih kepada sudah habis masa toleransi obligasi untuk turun, sehingga Bank Indonesia melakukan intervensi di pasar obligasi dan Rupiah. 

     

    Bond News

     

    • PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berencana untuk menerbitkan obligasi dengan skema penawaran umum berkelanjutan I (PUB I) tahap pertama sebesar Rp 500 miliar. Adapun total PUB secara keseluruhan sebesar Rp 2 triliun. (Kontan)

     

     
    Global Economics Calendar

     

    • US CPI YoY naik dari sebelumnya 1.9% menjadi 2%. MoM turun dari sebelumnya 0.4% menjadi 0.3%. (Bloomberg)
    Written on Monday, 13 May 2019 01:56

rss module

Feed not found.

Pilarmas Investindo Sekuritas

PT. Pilarmas Investindo Sekuritas telah mengalami beberapa kali perubahan management. Berdiri pada 22 Mei 1990 dengan nama PT. Bali Capitalindo Sekuritas. Pada tahun 1993 perusahaan berubah nama menjadi PT. Balisecurities. Perseroan telah menjadi Anggota Bursa Efek Indonesia, sejak 22 Mei 1995. Awal tahun 2010 ada pergantian kepemilikan yang diikuti dengan adanya perubahan manajemen. Sesuai dengan perubahan kepemilikan dan pengurus perseroan, maka mulai 15 April 2010 perseroan berganti nama dari PT Bali Securities menjadi PT. Pilarmas Investindo Sekuritas.

 

BOARD OF MANAGEMENT

ARCHIED NOTO PRADONO
Commissioners

ANFARUDIMAN SURYA SUNARDI
President Director

HENDRIEK GUNAWAN
Director

YEO HERLINA
Director

 

 
 

Vision

Menjadi sekuritas yang handal, terpercaya dan memberikan solusi finansial yang menguntungkan bagi nasabahnya

Mission 

Meningkatkan pendapatan perusahaan demi memberikan kepercayaan para stakeholder dalam mendukung aktifitas perusahaan di pasar modal Indonesia. Membentuk SDM yang berkualitas ,profesional dan berintegritas dalam mendukung kemajuan perusahaan.

 

 

       

Download

Java For MAC

Java For Windows

 

Contact Us

Address:
Sona Topas Tower 10th Floor
Jl. Jend Sudirman Kav 26 
Jakarta 12920 Indonesia

Phone : +6221-2506233

Fax     : +6221-2506232

http://www.pilarmas-investindo.com

   

 

© 2017 PT Pilarmas Investindo Sekuritas. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.