Thursday, 07 February 2019 08:56

LSIP Valuation Research Featured

Written by
Rate this item
(0 votes)

                                                                                                                                                         equity-valuation-lsip.1549529197150.pdf

 

LSIP : The Opportunity of Performance Recovery

Hingga kuartal September 2018 penjualan LSIP baru mencapai 60.65% dari pendapatan tahun lalu atau baru mencapai 71% dari target kami untuk tahun 2018 yang sebesar 4.037 miliar rupiah. Ketidakpastian harga terkait komoditas CPO memberi tekanan terhadap kinerja LSIP selama tahun 2018. Ketergantungan dari kondisi cuaca, meningkatnya pasokan dari subtitusi produk memberikan dampak pada penurunan harga komoditas CPO. Kami melihat adanya perbalikan harga komoditas CPO dunia per November dan keseriusan dari pemerintah terkait regulasi untuk industry CPO dinilai mampu meningkatkan kualitas dan volume penjualan LSIP yang di dominasi oleh penjualan dalam negeri. Kami memproyeksikan penjualan LSIP untuk tahun 2018 masih di dominasi oleh penjualan dalam negeri sebanyak 96% atau sebesar 3.894 miliar rupiah turun 14% dari penjualan tahun lalu sebesar 4.678 miliar rupiah. Penjualan luar negeri untuk tahun 2018 di proyeksikan turun 10% menjadi 144 miliar rupiah dari 160 miliar rupiah pada tahun 2017.

Kebijakan Pemerintah Dukung Penyerapan Produksi. Direktorat Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) menyebutkan alokasi biodiesel 2019 sebesar 6.197.101 Kiloliter. Alokasi tersebut untuk pencampuran BBM (B20) periode Januari – Desember 2019 dimana ada sebanyak 16 badan usaha yang mendapatkan alokasi untuk program B20. Kebijakan tersebut dinilai mampu menghemat impor solar sebesar 937,84 juta dolar Amerika sejak pertama kali kebijakan tersebut berjalan yaitu September 2018.

Efisiensi Biaya Mendorong Kenaikan Laba Bersih. Dengan porsi konsumsi domestik yang mendominasi kami melihat adanya perbaikan dari segi kualitas penjualan pada tahun 2019. Persaingan dalam pasar global khususnya terkait regulasi dan tarif masuk yang dialami oleh beberapa emiten eksportir, dinilai tidak terlalu berdampak signifikan pada penjualan LSIP. Strategi LSIP yang lebih menekankan pada efisiensi biaya operasional dinilai dapat meningkatkan margin perusahaan pada tahun 2019F, selain itu kebijakan insentif pajak dinilai dapat meningkatkan margin pendapatan bersih LSIP. Sehingga kami memproyeksikan untuk tahun 2019 laba bersih berpeluang membaik dan tumbuh 6.90% atau sebesar 798 miliar rupiah dari proyeksi laba bersih 2018 yang sebesar 678 miliar rupiah.

Tantangan Dari Penurunan Harga CPO Dunia. Penurunan harga CPO dunia dinilai berdampak pada kualitas penjualan emiten CPO. Beberapa hambatan terkait persaingan produk dari minyak nabati alternatif sebagai pengganti CPO juga memberikan penurunan permintaan dari pasar global. Kami memproyeksikan adanya penurunan laba bersih LSIP untuk 2018F -14.53% atau sebesar 678 miliar rupiah dari laba bersih tahun 2017 793 miliar rupiah.

Valuation LSIP BUY Target Price 1.615. Kekuatan dari penjualan domestik dan kebijakan pemerintah yang mendukung konsumsi domestik menjelang akhir tahun tahun 2018 dinilai dapat memberikan dampak pada penyerapan produksi. Risiko fluktuasi harga CPO dan cuaca pada tahun 2019 diharapkan dapat lebih rendah dibandingkan tahun 2018, sehingga memberikan dampak bagi kualitas penjualan LSIP. Kami merekomendasikan BUY dengan target harga 2019 1.615 berdasarkan metode DCF. Proyeksi PE 2019 berada pada 13.81x, saat ini LSIP diperdagangkan pada PE 14.29x atau berada dibawah Mean PE 5 tahun. EPS 2019 diproyeksikan tumbuh 17.74%.

Read 54 times Last modified on Thursday, 07 February 2019 08:58

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

© 2017 PT Pilarmas Investindo Sekuritas. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.