Monday, 15 April 2019 02:38

Equity Morning Research Featured

Written by
Rate this item
(0 votes)

                                                                                                                                                   pilarmas-investindo-sekuritas-15-april-2019.pdf

 

Episode : HOPE

 

Market Review

Pada perdagangan hari Jumat 12/04/2019 IHSG ditutup melemah 4,3 poin atau 0,07 ke level 6,405. Sektor industri dasar, aneka industri, agrikultur memberikan kontribusi pelemahan terbesar pada perdagangan saham kemarin. Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp. 1.04 triliun dengan saham – saham yang paling banyak dijual diantaranya BBRI, BBNI, BBCA, BMRI, TLKM.


Beberapa berita global masih mewarnai pekan ini. Diawali dari berita Bank Sentral China yang akan mempertahankan sikap kebijakan moneternya dan menjaga Yuan agar sejalan dengan fundamentalnya karena akan digunakan sebagai alat fiscal untuk memacu pertumbuhan. Perekonomian China secara umum dapat dikatakan stabil. PBOC akan membuka sector keuangan dan akan meningkatkan persaingan antar Perusahaan local dan Joint Venture untuk memperkuat industry keuangan. 

Secara teknikal, kami melihat saat ini IHSG berpotensi melemah dan ditradingkan pada level 6.393-6.420. Namun demikian tidak menutup kemungkinan IHSG bisa berbalik arah secara sentimen, dan apabila IHSG menguat diawal pekan ini tentu akan menjadi awal positif menjelang pemilu nanti. Data ekonomi China yang mengembirakan tentu meredakan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Hal inilah yang mengangkat saham di Amerika jumat lalu. S&P 500 naik 1% dan mencapai tertinggi baru sepanjang masa. Earnings season di Amerika akan terus berlanjut, Citigroup, Bank of Amerika, Blackrock, Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan lainnya mungkin akan terus memberikan kejutan.

 

Corporate News

 

  • PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) bidik pendapatan US$ 950 juta pada 2019. (kontan.co.id)
  • PT Millenium Pharmacon Tbk (SDPC) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp3 per saham atau total Rp3,822 miliar yang merupakan 19,65% dari laba bersih perseroan. (iqplus.info)
  • PT Mulia Industrindo Tbk. mengincar pertumbuhan laba bersih sekitar Rp220 miliar - Rp225 miliar pada 2019, tumbuh sekitar 16,35% - 18,99% dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya sebesar Rp189,08 miliar. (bisnis.com)
  • PT Intiland Development Tbk (DILD) jalin kerja sama pengembangan Poins Square. (kontan.co.id)

 

 

Global Economics Calendar

  • US Import Price Index MoM naik dari sebelumnya 1% menjadi 0.6%. (Bloomberg)
  • US University of Mich. Sentiment turun dari sebelumnya 98.4 menjadi 96.9. (Bloomberg)
  • US Industrial Production SA MoM turun dari sebelumnya 1.9% menjadi -0.2%. (Bloomberg)
  • US Industrial Production WDA YoY naik dari sebelumnya -0.7% menjadi -0.3%. (Bloomberg)
  • China Trade Balance naik dari sebelumnya $4.08b menjadi $62.65b. (Bloomberg)
  • China Exports YoY naik dari sebelumnya -20.8% menjadi 14.2%. Imports YoY turun dari sebelumnya -5.2% menjadi -7.6%. (Bloomberg)
  • China Money Supply M2 YoY naik dari sebelumnya 8% menjadi 8.6%. (Bloomberg)
  • China New Yuan Loans CNY naik dari sebelumnya 885.8b menjadi 1.690b. (Bloomberg)
Read 103 times Last modified on Monday, 15 April 2019 02:40

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

© 2017 PT Pilarmas Investindo Sekuritas. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.